Jalan Tol Trans-Jawa
Jalan Tol Trans-Jawa

Jalan Tol Trans-Jawa

1984 (Merak-Jakarta)
1986 (Surabaya-Gempol)
1988 (Jakarta-Cikampek)
1998 (Palimanan-Kanci)
2010 (Kanci-Pejagan)
2015 (Cikampek-Palimanan)
2017 (Mojokerto-Surabaya)
2018 (Kanci-Semarang, Semarang-Mojokerto, Surabaya-Pasuruan)
2019 (Pasuruan-Probolinggo) Jakarta-Bogor-Ciawi
Jalan Lingkaran Dalam Jakarta
Jalan Lingkaran Luar Jakarta 2
Jalan Tol Jakarta–Serpong
Jalan Tol Depok–Antasari
Purwakarta-Bandung-Cileunyi
Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan
Jalan Tol Semarang–Demak
Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar
Jalan Tol Surabaya–Gresik
Jalan Tol Trans-Jawa adalah rangkaian lebuh raya bertol yang membentang dari Pelabuhan Merak di Cilegon, penghubung utama antara pulau Sumatera dan Jawa, ke Banyuwangi, hujung timur pulau di Indonesia dan penghubung utama antara pulau Jawa dan Bali. Ia terutamanya berjalan melalui pantai utara pulau itu, kecuali bahagian antara Semarang dan Surabaya, di mana ia berjalan melalui tengah dan selatan pulau itu. Ia berjalan melalui lima daripada enam wilayah di pulau Jawa (DI Yogyakarta sebagai satu-satunya pengecualian), menghubungkan bandar-bandar utama Jakarta, Cirebon, Semarang, Solo, dan Surabaya. Jalan tol adalah tulang belakang pengangkutan darat pulau dan merupakan rangkaian jalan tol terpenting negara. Jalan tol itu mempunyai panjang keseluruhan 1,167 kilometer (725 bt).[1]Rangkaian tol Trans-Jawa pertama kali diwujudkan secara keseluruhannya pada tahun 1995, oleh Presiden Soeharto sebagai cara untuk menghubungkan kedua-dua hujung pulau itu untuk membantu pengedaran dan lalu lintas umum antara bandar-bandar utama yang dilaluinya. Akan tetapi, krisis kewangan Asia 1997 yang menjejaskan negara, menghentikan sebarang perkembangan.[2] Projek itu kemudiannya dihidupkan semula oleh Presiden Joko Widodo, dengan pembinaan bahagian selebihnya bermula antara 2014 dan 2016.[3] Kebangkitan ini disebabkan oleh jalan utama Pantura yang semakin sesak terutama pada musim Aidilfitri dan Krismas.Beberapa bahagian jalan tol telah siap pada Disember 2018, menghubungkan sepenuhnya bahagian antara Pelabuhan Merak dan Surabaya.[4] Sementara itu, bahagian yang menghubungkan Surabaya dan Probolinggo siap setahun kemudian.[5] Sehingga 2023, bahagian antara Probolinggo dan Banyuwangi akhirnya dipecah tanah dengan sasaran tarikh siap pada 2025.[6]Terdapat juga banyak lagi rangkaian tol pelengkap yang menghubungkan jalan tol ini. Tol Trans-Jawa adalah sebahagian daripada Lebuh Raya Asia 2, yang memanjang dari Denpasar, Indonesia ke Khosravi, Iran.

Jalan Tol Trans-Jawa

Sejarah 1983 (Jalan Lingkaran Semarang)

1984 (Merak-Jakarta)
1986 (Surabaya-Gempol)
1988 (Jakarta-Cikampek)
1998 (Palimanan-Kanci)
2010 (Kanci-Pejagan)
2015 (Cikampek-Palimanan)
2017 (Mojokerto-Surabaya)
2018 (Kanci-Semarang, Semarang-Mojokerto, Surabaya-Pasuruan)
2019 (Pasuruan-Probolinggo)

2019 (Surabaya-Malang)
Bandar utama Cilegon, Serang, Tangerang, Jakarta, Bekasi, Karawang, Subang, Indramayu, Majalengka, Cirebon, Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Salatiga, Boyolali, Solo, Sragen, Madiun, Nganjuk, Jombang, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, Banyuwangi
Panjang 1,167 km (725 mi)
Wujud 1978–kini
Persimpangan utama Jalan Tol Serang–Panimbang

Jakarta-Bogor-Ciawi
Jalan Lingkaran Dalam Jakarta
Jalan Lingkaran Luar Jakarta 2
Jalan Tol Jakarta–Serpong
Jalan Tol Depok–Antasari
Purwakarta-Bandung-Cileunyi
Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan
Jalan Tol Semarang–Demak
Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar
Jalan Tol Surabaya–Gresik

Gempol-Malang
Hujung timur Banyuwangi
Hujung barat Merak

Rujukan

WikiPedia: Jalan Tol Trans-Jawa http://bpjt.pu.go.id/konten/monitoring/trans-jawa https://bisnis.tempo.co/read/1157337/jokowi-resmik... https://en.tempo.co/read/news/2017/12/20/056914242... https://www.antaranews.com/berita/348733/jalur-pan... https://www.beritasatu.com/ekonomi/530203/jakartas... https://ekonomi.bisnis.com/read/20160617/45/558946... https://ekonomi.bisnis.com/read/20221018/45/158888... https://www.cnbcindonesia.com/news/20220916094832-... https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/2015072608173... https://finance.detik.com/infrastruktur/d-4352612/...